Film Kartun dalah film yang merupakan hasil dari pengolahan gambar tangan sehingga menjadi gambar
yang bergerak. Pada awal penemuannya, film animasi dibuat dari
berlembar-lembar kertas gambar yang kemudian di-"putar" sehingga muncul
efek gambar bergerak. Dengan bantuan komputer dan grafika komputer, pembuatan film animasi menjadi sangat mudah dan cepat. Bahkan akhir-akhir ini lebih banyak bermunculan film animasi 3 dimensi daripada film animasi 2 dimensi. Berikut ini beberapa film kartun yang populer di Indonesia.
SpongeBob SquarePants adalah sebuah serial film animasi yang paling populer di Nickelodeon. Pada awalnya serial kartun ini ditayangkan pada tahun 1999 di Amerika Serikat dan dicipta oleh Stephen Hillenburg, seorang animator dan ahli biologi laut, dan diterbitkan oleh perusahaan beliau, United Plankton Pictures Inc.Di Indonesia serial ini dipopulerkan oleh Lativi (sekarang TvOne), kemudian hak tayang acara-acara yang diproduksi oleh Nickelodeon dibeli oleh Global TV. Kartun ini diciptakan oleh seorang ahli biologi laut dan animator Stephen Hillenburg dan lalu dirilis melalui perusahaannya United Plankton Pictures Inc. Serial ini settingnya berada di Samudra Pasifik di kota Bikini Bottom.
2. Angry Birds Toons
Angry Birds Toons merupakan serial kartun televisi asal Finlandia sesuai dengan permainan video dengan nama yang sama milik Rovio. Serial ini pertama kali ditayangkan pada tanggal 16 Maret 2013 di Amerika Serikat melalui aplikasi permainan Angry Birds dengan jumlah 52 episode. Di Indonesia, serial ini ditayangkan di antv setiap Sabtu-Minggu pukul 10.25-10.30 WIB dan Senin-Kamis pukul 14.55-15.00 WIB mulai tanggal 16 Maret 2013.
Karakter :
- Red (Burung Merah) (Tidak Ada)
- Chuck (Burung Kuning) (Kekuatan Kecepatan)
- Bomb (Burung Hitam) (Kekuatan Meledak)
- Matilda (Burung Putih) (Kekuatan Telur Meledak)
- The Blues=Jay, Jake, and Jim (3 Burung Biru) (Kekuatan Bertiga)
- Terence (Burung Merah) (Kekuatan Menghancur Apa Saja)
Shaun the Sheep (diterjemahkan secara kasar sebagai Shaun si Domba) adalah serial televisi animasi untuk anak-anak yang berasal dari Inggris. Di Inggris, Shaun si Domba tayang di BBC One, sedangkan di Indonesia animasi ini tayang di MNCTV dan B-Channel. Sejak ditayangkan pertama kali di Inggris pada Maret 2007 di CBBC Channel, Shaun the Sheep
telah memiliki 80 episode dari 2 musim, dan musim ketiganya yang sedang
ditayangkan mulai 25 Februari 2013 di Inggris (11 Maret di MNCTV). Shaun the Sheep telah disiarkan di 180 negara di seluruh dunia. Inti dari seri animasi ini tentang Shaun yang memiliki kecerdasan
seperti manusia, kreativitas, dan tingkah laku dalam lingkungan peternakan. Di dalam episode Shaun the Sheep,
selalu saja ada masalah baik dari kawanan domba sendiri ataupun dari
peternak yang membuat Shaun "turun tangan" menyelesaikan masalah
tersebut. Berbagai adegan lucu juga dihadirkan dalam seri animasi ini.
Berulang kali kawanan domba menghindar dari Bitzer (meskipun
kadang-kadang Bitzer sendiri ikut dalam petualangan), dan juga
menghindari penemuan oleh peternak, karena kawanan domba tidak ingin
peternak ikut campur dalam petualangan mereka (meskipun kadang-kadang
akhirnya peternak ikut dalam petualangan).
4. Curious George
Curious George adalah tokoh protagonis dalam serial buku anak-anak dengan judul yang sama, ditulis oleh Hans Augusto Rey dan Margret Rey. Buku ini menampilkan monyet bernama George, yang dibawa dari rumahnya di Afrika
oleh "Pria Bertopi Kuning" untuk tinggal dengannya di kota. Pada
awalnya, tidak dijelaskan George monyet jenis apa. Baru kemudian
diperjelas lagi bahwa George adalah monyet jenis simpanse. Di Inggris, George dipanggil dengan nama Zoo. Agar menghindari penggunaan nama yang sama dengan Raja George VI. Di Denmark menjadi Peter Pedal, di Norwegia menjadi Nysgjerrige Nils, di Swedia menjadi Nickle Nyfiken, di Jepang menjadi Hitomane Kozaru, di Israel menjadi George Ha'Skran, dan di Spanyol menjadi Jorge El Curioso. Pada tahun 2006, Curious George diangkat ke layar televisi berdasarkan serial buku anak-anak Curious George dan filmnya. Serial ini memiliki 57 episode. Di Indonesia, serial ini ditayangkan oleh stasiun televisi Antv sejak tahun 2008.
Karakter Mr. Bean dihidupkan kembali pada tahun 2002 dalam serial animasi Mr. Bean. Ada yang mempertanyakan maksud dari produksi serial animasi ini – meskipun ia dapat menjalani petualangan (dan ekspresi wajah) yang jauh lebih "ajaib", kenikmatan menonton menjadi berkurang bila dibandingkan ketika karakternya diperankan oleh manusia. Namun, serial animasi ini menjadi patut diperhatikan karena episode akhirnya seolah merujuk pada teori bahwa Mr. Bean adalah "alien" dengan menggambarkan adanya suatu ras Bean identik yang datang untuk menjemput teman mereka yang telah lama hilang. Episode ini diakhiri dengan Mr. Bean yang lebih memilih untuk tinggal di bumi dengan kekasihnya. Di indonesia film ini disiarkan di antv.

0 comments:
Post a Comment